BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandar Lampung menyerahkan sepenuhnya kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan salah satu personelnya saat penggusuran penampungan Pasar Griya, Sukarame, pada tahun 2018. 

Kepala Satpol PP Paryanto, mengatakan pihaknya meminta bantuan kepada LBH Korpri dari Peradi untuk membantu proses hukum yang menjerat anak buahnya, berinisial EFZ yang merupakan pegawai honorer. 
"Yang bersangkutan statusnya saat ini tersangka, tetap bekerja seperti biasa. Kita kooperatif kok kalau dipanggil ya datang," ujar Paryanto  di ruangannya, Kamis (20/6/2019).



Dirinya menjelaskan, bahwa anak buahnya tersebut hanya menjalankan tugas dari Pemerintah Kota (Pemkot) setempat, untuk menggusur warga diatas aset Pemkot yang akan dibangun kantor Kejaksaan Negeri Bandar Lampung. 
"Surat perintah jelas dan dia tidak bekerja sendiri tapi ada tim. Rekan-rekan media juga melihat sendiri di lapangan,” terangnya. 

Seperti diketahui, Polda Lampung menetapkan satu orang tersangka berinisial EFZ berstatus Polisi Pamong Peraja (Pol PP) Kota Bandar Lampung, pada 23 April 2019 lalu.

Penetapan tersangka oleh pihak kepolisian terhadap Pol PP itu dengan pasal penganiayaan terhadap korban Kristina Tia Ayu, hal ini dikatakan Penasehat Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, Kodri Ubaidilah saat ditemui di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Rabu (19/6/2019).

Menurut Kodri, pihak Polda telah mengirimkan laporan pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan kepada pihak LBH dengan hasil bahwa perkara penganiayaan yang dilaporkan oleh LBH dengan nomor laporan LP / B - 1070/ VII / 2018 / SPKT tanggal 21 Juli 2018 tentang terjadinya tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 Ayat (1) KUHP yang diduga dilakukan oleh EFZ.

Kodri menjelaskan, kejadian berawal pada saat penggusuran pasar Gria Sukarame pada tanggal 20 Juli 2018 sekitar pukul 10.00 Wib di Jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame Bandar Lampung dengan nama korban Kristina Tia Ayu, lalu pada tanggal 29 April 2019 pihak Polda melakukan tindak lanjut penyidikan atas laporan yang dilakukan pihak LBH dan korban. " Kami berharap perkara ini segera dilimpahkan dan disidangkan," kata dia.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR