LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 20 June
2800
Kategori Lampung
Penulis Ferdi Irwanda
Editor Sri Agustina
LAMPUNG POST | Karyawan PDAM Tulangbawang Tuntut Pembayaran Gaji 2013-2015
Sejumlah karyawan dan mantan karyawan PDAM Tulangbawang mengadukan nasib mereka ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin (19/6/2017). (Foto: Lampost/Ferdi Irwanda).

Karyawan PDAM Tulangbawang Tuntut Pembayaran Gaji 2013-2015

MENGGALA (Lampost.co)--Sejumlah karyawan dan mantan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tulangbawang mengadukan nasib mereka ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat pada Senin (19/6/2017), karena sudah 18 bulan tidak menerima gaji.

"Sudah 18 bulan kami tidak menerima gaji terhitung sejak Agustus 2013 sampai dengan bulan Januari 2015," ujar Zaini salah satu perwakilan karyawan PDAM Tulangbawang usai mediasi dengan Dewan setempat.

Zaini yang merupakan staf teknik PDAM Tulangbawang tidak mengetahui kenapa sampai sekarang gaji mereka terdahulu belum juga dibayarkan. "Saya berharap kepada DPRD dapat membantu memperjuangkan nasib gaji kami yang belum terbayarkan," harapnya.
Hal senada diungkapkan Tri Hartono, mantan karyawan perusahaan tersebut meminta bantuan lembaga legislatif untuk memperjuangkan hak dirinya bersama 45 karyawan lainnya.
"Kalau dulu, gaji terendah karyawan senilai Rp1,3 juta rupiah. Itu yang paling rendah," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tulangbawang, Novi Marzani, menyambut hangat kedatangan mereka di gedung dewan, ia mengungkapkan dewan akan membantu memediasi pihak perusahaan dengan karyawan dalam waktu dekat.
"Kita sudah terima aduan dan keluh kesah mereka. Rencananya, Rabu 21 Juni akan kita layangkan undangan kepada direkturnya dan apa yang akan kita bahas nantinya," terangnya.

Ia menerangkan, menurut para pendemo tadi jika direktur PDAM yang sekarang tidak mau bertanggung jawab karena ini merupakan tanggung jawab direktur yang dulu menjabat. "Sebagai seorang pemimpin tidak bisa gitu. Harus siap dengan kondisi seperti ini," cetus politisi asal partai Gerindra tersebut.

Terpisah Direktur PDAM Tulangbawang, Donald Napitupulu saat dikonfirmasi mengatakan permasalahan tersebut terjadi sebelum dirinya menjabat.
"Jadi kalau tidak salah dulu memang dalam kondisi kurang stabil. Karena tekor antara pemasukan dan operasional. Dan waktu saya masih di Inspektorat memang sudah menurunkan tim untuk mengaudit," paparnya.

Ia menambahkan pihaknya masih menunggu data lengkap tentang gaji tersebut. "Saya harus ada datanya dulu. Sebab jika saya salah bayar ini akan menjadi masalah hukum. Kemudian yang kedua selain data adalah kemampuan bayar PDAM. Saya juga siap memenuhi panggilan DPRD untuk mediasi," imbuhnya.


 

BAGIKAN


loading...
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv