WAY KANAN (Lampost.co) -- Anggota Polri tidak boleh satupun yang menghambat jalannya pembangunan di Provinsi Lampung. Hal itu ditegaskan langsung Kapolda Lampung IrjenPol Suntana, saat menghadiri buka puasa bersama di Gedung Serba Guna Mapolres Way Kanan, Jumat (25/5/2018).

Ia mengatakan secara tegas apabila masyarakat ataupun pekerja yang menjumpai dan menjadi korban dari personel Polri yang menghambat jalannya pembangunan, kiranya agar segera melaporkan kejadian itu ke Polres atau langsung ke Polda Lampung.



"Apabila ada personel Polri yang melakukan penghambatan jalannya pembangunan khususnya di daerah Lampung dan saya mengetahui secara langsung maka saat itu juga anggota polri itu akan saya berikan sanksi tegas salah satunya adalah sanksi pemindahan," terangnya.

Dirinya menjelaskan hal tersebut bukanlah tanpa sebab, ada salah satu anggota Polri di Lampung yang menghambat jalannya proses pembangunan jalan tol dan saat ini anggota Polri itu sudah mendapatkan sanksinya, dalam sambutan Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana, saat menghadiri buka bersama di Polres Way Kanan.

"Sekali lagi saya sampaikan kepada seluruh anggota Polri di Provinsi Lampung, kususnya di Kabupaten Way Kanan untuk terus mendukung Pemkab dalam membangun wilayah kabupaten ini. Selain itu juga, apabila ada yang mengaku preman dan mengganggu jalannya pembangunan di wilayah ini agar segera melaporkan tindakan tersebut kepihak yang berwajib," ungkapnya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR