LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 19 June
24251
Kategori Kriminal
Editor Sri Agustina

Tags

LAMPUNG POST | Kapolda Tetapkan E dan R Sebagai Tersangka OTT di Dinkes Lampung Timur
Kapolda Lampung Irjen Sudjarno menyebut E dan R ditetepkan sebagai tersangka dalam OTT di Dinkes Lamtim. (Foto:Dok.Lampost/Asrul SM)

Kapolda Tetapkan E dan R Sebagai Tersangka OTT di Dinkes Lampung Timur

BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kepolisian Daerah (Polda) Lampung telah menetapkan tersangka baru yakni pejabat Dinas Kesehatan Lampung Timur berinisial E sebagai tersangka, bersama dengan rekannya R yang berstatus tersangka sebelumnya.

Kapolda Lampung Irjen Sudjarno mengatakan E yang diduga bernama Evi Darwani sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lampung Timur ditetapkan tersangka, bersama suaminya yang belum diketahui inisialnya. Perkara ini merupakan operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar oleh tim saber pungli Polda Lampung beberapa waktu lalu.

"Setelah gelar perkara pada Jumat, 16 Juni, E dan R ditetapkan sebagai tersangkan, bahkan R sudah ditahan," ujarnya kepada awak media di lapangan Saburai, Enggal, Senin (19/6/2017).

Menurutnya, pasca menggelar perkara dengan memeriksa R yang diduga menjabat sebagai staf PNS di Diskes Lampung Timur, dan beberapa saksi lainnya yakni beberapa kepala Puskesmas di Lampung Timur, E langsung ditetapkan sebagai tersangka.
"Hasil pemeriksaan R dan Saksi sudah mengarah kepada E," katanya.

Namun Sudjarno tidak menjelaskan secara rinci, motif dan aliran dana yang dimanfaatkan tersangka, namun kedapatan operasi tangkap tangan (OTT) oleh tim saber pungli Polda Lampung.

Sementara Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung, Kombes Rudi Setiawan, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, E dan R ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat, 16 Juni lalu. Tapi ia juga belum bisa menuturkan motif, aliran dana, dan prakti pungli yang mencoreng nama baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur. Diduga tersangka menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaannya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan, atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

"Tersangka dikenakan pasal 12 huruf E Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi," katanya.

R saat ini tengah berada di Mapolda Lampung, setelah sebelumnya sempat dirawat di RS Bhayangkara. Diketahui R berada di ruang khusus Polda Lampung karena memiliki sakit di sebagian tubuhnya.

"R kan kemarin pingsan karena sakit di bagian punggung dan paha, sekarang sudah di Mapolda didampingi anaknya usia lima tahun dan suaminya. Penanganan kita manusiawi," kata jenderal bintang dua itu.

 

LAMPUNG POST

BAGIKAN


TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv