BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kapolda Lampung Irjenpol Suntana meminta jajaran kepolisian menangkap Pembegal Syahroni (31) warga Pekon Kejayaan, Talangpadang, Kabupaten Tanggamus. Pekerja asal Bekasi yang hendak mudik ke kampung halamannya menjadi korban begal, Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Simpang Kates, Katibung, Lampung Selatan, Sabtu  (9/2/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.
Hal tersebut disampaikan Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Bobby Marpaung. "Atensi Kapolda, koordinasi dengan Polres untuk nangkap pelaku, sudah koordinasi dengan Polres (Lampung Selatan)," ujarnya di Ballroom Novotel, Sabtu (9/6/2018).
Disinggung hasil penyelidikan seperti dugaan enam orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor, dirinya belum bisa Memastikan.
"Untuk laporan sepertinya di Polres, dugaan pelaku masih kita identifikasi," katanya.
Selain itu, untuk melakukan pencegahan Polda juga sudah berkoodinasi dengan seluruh jajaran Polres/ta untuk melakukan pencegahan. Caranya, dengan menurunkan unit Reskrim, Tim khusus Anti-Bandit (Tekab) 308 di titik rawan sepanjang jalinsum, dan juga objek vital seperti terminal, bandara, stasiun dan pusat keramaian lainnya. Tercatat total ada 11 titik kerawaban kriminal di Jalinbar, Jalinteng, dan Jalintim.
"Di Jalinsum sudah kita turunkan masing-masing Tekab, untuk Polda kita sifatnya backup," katanya.

Sementara Kapolda Lampung Irjenpol Suntana enggan diwawancarai pada saat berada di Ballroom Novotel dalam agenda talk show mengenal lebih dekat cagub Lampung 2018, yang diadakan Sabtu (9/6/2018), hingga waktu berbuka puasa.
"Enggak ada Wawancara ya," ujarnya seraya meninggalkan Ballroom Novotel.
Diberitakan sebelumnya, Nasib nahas dialami Syahroni (31) warga Pekon Kejayaan, Talangpadang, Kabupaten Tanggamus. Pekerja asal Bekasi yang hendak mudik ke kampung halamannya menjadi korban begal di Jalan Lintas Sumatera tepatnya di Simpang Kates, Katibung, Lampung Selatan, Sabtu  (9/2/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.
Syahroni mengalami luka di bagian belakang kepalanya selebar 15 cm, akibat luka tebasan senjata tajam, dan menjalani perawatan intensif di ruang Bougenville, Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM).
Zulfahmi (45) kakak kandung korban menjelaskan, akibat peristiwa tersebut sepeda motor yang digunakan digasak oleh pelaku yang berjumlah enam orang dan mengendarai 3 sepeda motor.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR