BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Wakapolda Lampung Brigjenpol Angesta Romano Yoyol mengatakan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan perkara dugaan penganiayaan terhadap kepala pekon Tegal Binangun, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Tanggamus, Sunardi, dengan terlapor NI, salah satu calon wakil bupati di Provinsi Lampung.

Penanganan kasus tersebut merupakan atensi Kapolda Lampung Irjenpol Suntana. "Waktu dia dicalonkan jadi cawabup, itu kan tertunda (red penanganan perkara). Setelah  selesai pemilu kada, kita lanjutkan, sesuai perintah Kapolda," ujarnya kepada Lampost.co, Senin (6/8/2018).



Yoyol menambahkan, saat ini pelapor masih berstatus saksi dan perkara tersebut masih dalam tahap lidik. Tetapi Yoyol tak memaparkan secara rinci progres penanganan perkara tersebut.

"Ya masih saksi, tapi kalau nanti dipanggil sampai dua kali enggak datang, bakal dijemput," kata alumnus Akabri 1989 itu.

Sementara Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung melalui Kasubdit I Keamanan Negara AKBP Hamid Amri mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap pelapor yakni Kepala Pekon, dan terlapor yakni NI, namun dalam usaha konfrontir tersebut, NI tidak memenuhi panggilan.

"Jadi ini kan masih tahap lidik, si pelapor yang belum kita mintai keterangan," ujarnya kepada Lampost.co, Senin (6/8/2018).

Pihaknya kembali mengirimkan surat terhadap terlapor, agar datang untuk memenuhi panggilan sebagai saksi. Namun, jika dalam panggilan kedua nantinya, terlapor tak kunjung datang, maka akan dilakukan pemanggilan paksa untuk diperiksa sebagai saksi terlapor. "Ya kita sudah kirim lagi surat panggilan," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR