BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Polda Lampung melalui Ditpol air sedang melakukan penyelidikan terhadap kapal pesiar yang ditemukan  warga di Kuala Penet, Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Kini kapal pesiar tersebut telah dipasang garis polisi.

 



"Iya, sedang dilidik," ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra, Selasa,11 September 2019.

 

Dari pemeriksaan di kapal jenis speed boat tersebut, tidak ditemukan sama sekali orang, atau nahkoda.

 

Pandra mengatakan dari pemeriksaan dan laporkan masyarakat, ditemukan sebuah dokumen administrasi, dan juga semacam surat izin berlayar dari instansi terkait, hingga paspor, dengan identitas WNA asal Italia.

 

"Sama sekali enggak ada, kita mungkin bakal berkoordinasi dengan Pihak Imigrasi atau Interpol," katanya

 

Masih dilakukan penyelidikan kronologi kapal tersebut bisa terdampar, atau ada unsur pidananya.

 

Dari informasi yang didapat, kapal tersebut diduga berada sejak Sabtu, 8 September 2019. Alat-alat atau benda-benda berharga di kapal tersebut sudah tak ada.

 Kapal tanpa awak itu pertama kali ditemukan oleh nelayan Kuala PenetLampung Timur, bernama Ali. Saat itu Ali sedang mencari ikan di laut Luar Sungai Burung, diduga kapal sudah dijarah, atau jadi korban perompakan.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR