BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kantor BPJS Kesehatan Cabang Utama Bandar Lampung yang terletak di Jalan Zainal Abidin Pagaralam, Kelurahan Rajabasa Pemuka, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung disatroni kawanan perampok, Rabu (29/11/2017) sekitar pukul 02.00 WIB.

Dua orang satpam Armin Ayubi (56) dan Musono (63), serta satu petugas bernama Tribudiyanto (40) mengalami kekerasan, mereka diikat oleh pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang. Saksi mata Anita (56), seorang cleaning service yang biasa bertugas, kaget mendapati ketiga orang tersebut dalam keadaan terikat di kursi ruang tunggu.



"Jadi saya pas mau beres-beres kaget ngelihat mereka sudah dalam keadaan terikat, dan segera saya lepaskan dan minta tolong ke pegawai lain," katanya kepada Lampost.co.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Komisaris Harto Agung Cahyo, mengatakan kejadian bermula pukul 02.00 WIB, pelaku diperkirakan berjumlah lima orang menodongkan senjata tajam jenis golok dan linggis kearah korban yang sedang tidur di kursi ruang tunggu BPJS kemudian mengikat korban. Selanjutnya para pelaku masuk keruangan-ruangan dan mengambil barang-barang yang berada ditiap ruangan gedung BPJS.

"Jadi satpam diikat kemudian, merusak pintu menuju ruangan yang berisi brankas dan barang-barang berharga lainnya, mereka pake linggis untuk nyongkel pintu itu, nah subuhnya baru cleaning servis itu datang," kata Harto di Mapolresta Bandar Lampung, Rabu (29/11).

Sementara kerugian ditaksir mencapai Rp80 juta, karena brankas yang ada di kantor tersebut dirusak. Dari hasil penyelidikan sementara, ada dugaan pelaku masih orang dalam, karena mengetahui seluk beluk kantor tersebut.

"Tekab 308, Inafis, sama Reskrim sudah turun untuk olah TKP, brankas rusak, pintu belakang ruangan tempat brankas juga dirusak, korban sudah melapor ke Polsek Kedaton," kata mantan Kapolsek Tanjung Karang Barat itu.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR