WAY KANAN (Lampost.co)--Kampung Banjarmasin, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan terpilih sebagai zona bersih narkoba oleh pemerintah setempat.

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, saat memberikan sosialisasi program zona bersih narkoba, Senin (23/10/2017), mengatakan mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya) bukan upaya yang mudah,tapi sangat kompleks dan mengakibatkan berbagai faktor yang kompleks pula.



Oleh karena itu, lanjut Bupati, sekadar memberikan informasi tentang bahaya Narkoba tidaklah cukup, tetapi diperlukan upaya pendidikan yang tepat untuk mengubah perilaku pola pikir masyarakat.
Beberapa kepribadian yang rentan terhadap penyalahgunaan Narkoba adalah kurang percaya diri, merasa dirinya tidak berharga dan tidak memiliki sesuatu yang dapat dibanggakan, kurang terampil dalam memecahkan masalah, sulit mengendalikan keinginan, sulit menerima kekecewaan dan kondisi emosi yang labil.

Pengaruh penyalahgunaan Narkoba pada keluarga merupakan salah satu persoalan yang memiliki dampak yang khas, antara lain kondisi keluarga yang semakin hari semakin buruk, pada awalnya keluarga mencoba untuk menutup-nutupi dan merasa khawatir apabila orang lain mengetahuinya, namun pada akhirnya keberlangsungan hidup keluarga menjadi semakin sulit.

Berkembangnya tingkah laku yang disfungsional dalam keluarga, mengganggu stabilitas keluarga dan munculnya pola penyelesaian yang tidak tepat dalam menghadapi masalah dalam keluarga.

Bupati mengharapkan dan mengimbau kepada seluruh peserta sosialisasi, untuk tidak segan-segan memberi pengarahan, penyuluhan dan membagi ilmu kepada keluarga. Khususnya, anak-anak, masyarakat agar menjahui barang terlarang ini.

 "Bentengi diri sendiri dan anggota keluarga dengan pendidikan agama, karena semua agama mengharamkan penyalahgunaan Narkoba dan laporkan kepada lembaga, dinas, instansi yang berwewenang, bila mengetahui ada anggota masyarakat yang menyalahgunakan dan mengedarkan Narkoba," katanya.

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR