LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 14 November
2062
Kategori Nasional
Penulis Hesma Eryani
LAMPUNG POST | Kalimantan Selatan dan Riau Siaga Darurat Bencana Asap
Ilustrasi siaga darurat bencana asap. Dok. KLHK

Kalimantan Selatan dan Riau Siaga Darurat Bencana Asap

JAKARTA (lampost.co) -- Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, Raffles B. Panjaitan mengatakan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Riau masih diberlakukan status siaga darurat penanganan bencana asap sampai dengan 30 November 2017.
Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla) KLHK - Manggala Agni di dua provinsi tersebut berupaya melakukan berbagai cara untuk mencegah karhutla.
Dari prediksi Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran (SPBK) pada beberapa provinsi rawan karhutla masih ada yang menunjukkan kondisi mudah terbakar.
"Kondisi seperti ini dapat menjadi pemicu terjadinya karhutla," kata Raffles di Jakarta, Senin(13/11/2017).
Pihaknya berharap dengan sinergi dari semua pihak antara KLHK, TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, dan masyarakat kebakaran hutan dan lahan ke depan akan terus berkurang.
Pemantauan Posko Dalkarhutla KLHK pada satelit NOAA pukul 20.00 WIB, Minggu (12/11/2017), tidak terpantau adanya hotspot.
"Dengan demikian, berdasarkan satelit NOAA untuk periode 1 Januari–12 November 2017, terdapat 2.544 hotspot di seluruh Indonesia," kata Raffles didampingi Karo Humas, Djati Witjaksono Hadi.
Sedangkan pada periode yang sama pada tahun 2016, tercatat sebanyak 3.773 hotspot, sehingga terdapat penurunan sebanyak 1.229 hotspot atau sebesar 32,57%.
Tak hanya itu, penurunan sejumlah 1.438 titik (38,29%) juga ditunjukkan satelit TERRA-AQUA (NASA) confidence level ≥80%, yang mencatat adanya 2.317 hotspot di tahun ini, setelah sebelumnya pada tahun 2016, tercatat sebanyak 3.755 hotspot, dan tahun 2015 terdapat 68.344 hotspot.
"Maka dapat disimpulkan jumlah hotspot tahun ini menurun sebesar 96,61% atau 66.027 titik dari jumlah hotspot tahun 2015," kata Djati.

LAMPUNG POST
TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv