BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivas) Kanwil Kemenkumham Lampung Edi Kurniadi mengatakan pihaknya bakal melakukan pelarangan bagi para sipir untuk membawa ponsel atau alat komunikasi ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (LP).

Hal tersebut juga dilakukan setelah pihaknya melakukan pengecekan dan penguatan sipir pada 1 Januari 2019 lalu di LP Rajabasa. Beberapa LP yang melaksanakan kebijakan tersebut yakni, LP Kelas IA Bandar Lampung, LP Kelas IIA Kalianda, LP Khusus Anak Kelas II Lampung, dan Lapas Kelas II B Kotabumi.



Kemudian upaya pemindahan napi yang bermasalah segera dilakukan, salah satunya pemindahan 26 narapidana terdiri dari 6 narapidana korupsi, 6 narapidana narkotika, dan sisanya tindak pidana umum lainnya, dari LP Rajabasa ke LP Kotabumi pada 4 Februari, kemarin.

Hal tersebut, lanjut dia, guna mencegah perbuatan pidana, oleh napi dan juga melakukan pemerataan agar kapasitas lapas tidak over. "Memang ada info-info diluar HP bisa masuk, karena disewakan atau dibantu napi. Tapi sejauh ini belum ada kita temukan. Makanya mencegah itu petugas tidak boleh bawa HP ketika masuk ke blok, itu juga sebagai bentuk evaluasi," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR