BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) kota Bandar Lampung telah rampung melakukan klarifikasi terhadap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung Daniel Marsudi, di kantor Bawaslu Bandar Lampung, Rabu (5/11/2018).

Ketua Bawaslu Bandar Lampung, Candrawansah usai klarifikasi, Rabu (5/12/2018), mengatakan hasil klarifikasi yang diperoleh pihaknya terhadap Kadisdik, mengakui bahwa dia mengajak sejumlah ASN di bawah jajarannya untuk mengikuti kegiatan jalan sehat di Tugu Adipura, Sabtu (24/11) yang dikuti Presiden RI, Joko Widodo. 



Namun, menurut dia, alasan Kadisdik mengajak sejumlah ASN pada kegiatan tersebut karena dia menilai kegiatan itu merupakan agenda Prasiden RI di Lampung. "Jalan sehat yang diikuti Jokowi yang diketahuinya adalah agenda Presiden RI, bukan agenda calon Presiden, sehingga ia mengajak ASN untuk meramaikan kegiatan tersebut," ujar dia.

Berita Terkait: TKN: Jokowi ke Lampung Sebagai Presiden dan Capres

Dia mengatakan, hasil klarifikasi tersebut akan dijadikan masukan pihaknya dalam memutuskan apakah Kadisdik melakukan pelanggaran atau tidak. Menurutnya, keputusan akan disampaikan kepada masyarakat 14 hari setelah dilakuan klarifikasi. 

"Hingga hari ini sudah ada sejumlah terlapor yang kami panggil. Masih ada lagi yang akan kami panggil untuk dimintai informasi terkait kegiatan jalan sehat lalu. Terlapor yang akan kami panggil kembali adalah Wali Kota Bandar Lampung dan Sekkot yang seharusnya hari ini hadir. Namun ia berhalangan hari ini," kata dia.

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR