KOTABUMI (Lampost.co)--Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Utara  mengklaim tetap melaksanakan tugas selama menjabat. Kadis PUPR Lampura nonaktif, Syahbudin meluruskan pernyataan Plt Kadis PUPR, Franstori dan jajarannya yang beredar di semua media, Rabu (18/4/2018).
"Jadi semua dikatakan Franstori itu tidak benar, karena kenyataannya saya selalu ada di Kotabumi. Dan seluruh pekerjaan dapat selesai tepat pada waktunya, "kata dia.
Menurut, Syahbudin klaim Franstori seluruh pegawai, baik itu berstatus PNS maupun honorer yang menolaknya kembali menduduki kepala disana terlalu berlebihan serta tidak bisa diperstanggungjawabkan. Dari data jumlah pegawai saja yang disampaikan telah salah, karena jumlah totalnya ada 384 orang.
"Kalau dia mengatakan ada 629 pegawai honorer mapun pegawai negerinya, itu salah besar karena yang berstatus PNS ada 163 orang dan 220 orang honorer. Jadi dia dapat data itu dari mana, dan dia menyebutkan selama 3 tahun saya hanya ngantor 30 hari. Luar biasa itu, bagaimana akan jalan kalau seperti itu aktivitas di dinas PUPR ini, "kata dia.

Selama memimpin Dinas PUPR, kata Syahbudin, segala aktivitas (administrasi dan pelaksanaan inafrastruktur) berjalan normal. Dan tugas kepala dinas tidak melulu harus dihabiskan dengan duduk manis dikantor. Selain harus memonitoring pekerjaan, juga melakukan jemput boal dan kemitraan dengan pusat agar dapat dana pembangunan dapat lebih besar porsinya.
"Sebagai contohnya, kemarin kita selalu mendapatkan DAK tidak lebih dari Rp6 miliar. Tahun ini saja, kita mendapatkan Rp50 miliar berkat dukungan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara saat menjabat 2017 lalu. Juga perjuangan bersama lalu, dana intensif daerh bertambah menjadi Rp34,5 miliar dari sebelumnya hanya Rp7,5 miliar," terangnya.
Syahbudin mengimbau kepada rekan-rekannya di Dinas PUPR agar tidak berlebihan dalam menanggapi suatu persoalan. Apalagi sampai mau diadu domba, hingga pekerjaan menjadi terbengkalai. 
"Bagi saya jabatan itu adalah sementara, jadi tidak perlulah saling menjatuhkan. Mari bersatu-padu, agar pembangunan di kabupaten tercinta ini dapat lebih baik," pungkasnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR