BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Perkara tindak pidana korupsi yang menjerat terdakwa Evan Mardiansyah (37), pegawai Negeri Sipil (PNS) Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Lampung, dan Arief Usman Plt Kadisdikbud Pesisir Barat bakal dilanjutkan. Hal ini disampaikan Kasi Pidsus Kejari Lampung Barat, Askari saat ditemui di PN Tanjungkarang, Jumat (10/8/2018).

Menurut Askari, perkara akan dilanjutkan setelah terdakwa Evan menyebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesisir Barat menerima aliran dana Rp400 Juta.



"Kalau memenuhi unsur akan dilakukan penyelidikan terhadap Kadis Pendidikan Pesisir Barat saat ini, hal ini karena terdakwa Evan menyebut ada aliran dana yang mengalir ke Kadis Pendidikan," ujar Askari kepada Lampost.co.

Askari Tidak menampik jika ada barang bukti mengenai ucapan terdakwa Evan kasus tersebut dipastikan naik ke proses persidangan.

"Dalam proses hukum sudah jelas prosedurnya kalau memenuhi unsur, Ada bukti dan saksi dipastikan akan berlanjut," katanya.

Untuk saat ini, lanjut Askari, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai kebenaran ucapan dari terdakwa. " Kita masih menelusuri apa betul yang disebutkan itu, kalau benar ya dilanjutkan," katanya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR