MESUJI (lampost.co) -- Kades Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Mesuji, Sony, tidak pernah terlibat pungutan liar dengan kedok Dinas Perhubungan (Dishub).

Kepala Dishub Mesuji, Widada, menerangkan jika Kades Sony justru membantu Dishub untuk mendapatkan PAD resmi. "Salah besar jika pak kades dianggap ikut terlibat pungli, justru beliau banyak membantu kami di lapangan," kata Widada, Rabu (6/6/2018).



Disisi lain, Sony mengklarifikasi pemberitaan sebelumnya terkait pungutan liar dengan kedok Dishub.

Ia membantah jika dua pemuda yang diamankan polisi memberi setoran kepada dirinya selaku kades. "Tidak benar itu. Saya tidak pernah terima setoran. Lihat saja BAP-nya," ujarnya.

Sedangkan mengenai dua orang itu merupakan asli pegawai honorer yang diangkat dan memiliki SK Dishub Mesuji yang ditandatangani Kadishub, Widada. "Jadi itu hanya salah paham, makanya setelah ditunjukkan SK Dishub ya dilepaskan," ujarnya.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR