BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebuah rumah makan masakan Jawa, di Jalan Ikan Tenggiri, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Telukbetung Selatan, ditembak orang tidak dikenal, pada Sabtu (9/2/2019) pagi menjelang siang.

Akibat peristiwa tersebut, etalase tempat menyajikan makanan retak dan sempat membuat warga geger.



Aprilia (27), karyawan rumah makan tersebut, mengatakan mendengar dua kali suara tembakan yakni pukul 10.30 dan 15 menit berselang sesudah tembakan pertama.

Tembakan pertama membuat para karyawan dan warga sekitar panik, serta membuat pekerja di rumah makan tersebut keluar.

"Nah pas keduanya, kami lagi menutup tirai, takut, eh ada tembakan lagi, nah yang kedua ini sampai serpihan kacanya terpental ke makanan," ujarnya, Senin (11/2/2019), kepada lampost.co.

Selanjutnya, serpihan proyektil peluru pun didapati masuk ke piring berisi lauk dagangan.

"Kami lapor polisi, terus sudah diambil, kami bingung juga soalnya enggak ada yang kelihatan ada orang yang sengaja menembak atau nyasar," katanya.

Pemilik rumah makan tersebut yakni Bu Rianti mengatakan selama ini tidak ada masalah sama sekali dengan orang-orang di sekitar. Karena itu, dia kaget ketika ada orang yang tidak dikenal melakukan teror di rumah makan yang ia buka sejak 30 tahun yang lalu.

"Kalau bisa pelaku tertangkap, saya juga enggak tahu kok bisa," katanya.

Dikonfirmasi, Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Yana mengatakan pihaknya telah mengetahui kejadian tersebut. Dugaan sementara, ada miss komunikasi dengan pemilik warung Padang dan warga, hingga tembakan tersebut terjadi. "Itu masih kami lidik, iya benar," ujarnya.

Ia menambahkan peluru yang digunakan oleh penembak yakni peluru senapan angin, bukan peluru senjata api rakitan ataupun organik. Karena sudah diketahui, tidak ada uji balistik dari peluru tersebut. Beberapa saksi sudah dimintai keterangan. "Ya, masih dicari duduk permasalahannya," katanya. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR