BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mastaka (47), DPO Polda Lampung bersama Polres Lampung Timur, dan Lampung Selatan harus meregang nyawa.

Dirreskrimum Polda Lampung AKBP Bobby Marpaung mengatakan, DPO spesialis curanmor tersebut tewas setelah menabrak pagar jembatan, di Kampung Sebalang, Tanjungan, Lampung Selatan, Jumat (1/6/2018) pukul 16.00 WIB.



Awalnya pelaku yang melarikan diri ketika akan ditangkap hingga mengalami Lakalantas sempat mengalami, luka cukup parah dan kendaraan roda empat yang dikemudikannya rusak berat d ibagian depan. Namun, ketika dibawah ke RS Bhayangkara Polda Lampung dan sempat mendapat perawatan, Mastaka akhirya meninggal dunia.

"Jadi tim gabungan kami Lidik dan dapat info lokasi pelaku. Pas kita mau tangkap dia kabur pakai mobil ngebut, terus hilang keseimbangan dan nabrak," ujarnya kepada Lampost.co, Sabtu (2/6/2018).

Bobby menambahkan pelaku ditangkap atas laporan perkara, LP/26-b/I11/2018/Pld Lpg/Res Lamtim/tgl 03 Maret 2018, dengan korban Marzuki Rismanto (39) warga Dusun 3 Desa Purwosari, Kecamatan Marga Sekampung, Lampung Timur.

Modus yang dilakukan pelaku dengan rekannya, yakni mendatangi rumahnya korban pada pukul 03.00 dini hari, kemudian merusak kunci kontak mobil korban jenis Suzuki Futura warna hitam dengan nomor polisi BE 8595 N dengan Kunci Leter T.

"Jadi komplotan ini ada empat orang," kata Alumnus Akabri 1993 itu.

Sementara Kasubdit III Jatanras AKBP Ruli Andi Yunianto mengatakan, tim masih mengejar dua pelaku lainnya yakni AG dan AS yang sudah teridentifikasi. Sementara pelaku yang sudah diamankan terlebih dahulu yakni bernama Imam. Total ada 7 TKP yang sudah terdata Oleh kepolisian.

"Sudah 7 tkp, di Lampung Timur 3, Lampung Selatan 2, Bandar Lampung 2, tapi kami duga masih banyak TKP Lain," tambahnya.

Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa, 2 buah stop kontak mobil, 2 mata kunci Letter "T", Berbagai pasang macam plat nomor, satu buah switch soket penyambung kabel kontak, 2 lembar STNK yang diduga aspal, 1 tas milik pelaku. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR