BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)-- Tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung dan Satreskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil menangkap Tarmiyadi, pembunuhan Nasrudin pada Jumat (19/4/2019). 
 
Nasrudin ditangkap di kediamannya kerabatnya, di jalan Ciruas, Pasar Duku Desa Penggalang, Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (20/4/2019). Tak sampai 24 jam pelaku pun ditangkap. 
 
"Pelaku usai membunuh kabur, tapi saksi mata mengetahui identitas pelaku, kami kantungi dan lakukan pengintaian, pelaku kabur ke rumah kerabatnya," ujar Dirreskrimum Polda Lampung AKBP M. Barly melalui Kasubdit III Jatanras AKBP Ruli Andi Yunianto, Minggu (21/4/2019). 
 
Ruli menambahkan, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan, dan diduga sementara motif pelaku karena cemburu. Saat kejadian, pelaku datang ke rumah saksi Masayi, yang masih dalam proses cerai dengan pelaku. Pelaku melihat korban sedang mengobrol dengan istrinya tersebut. 
 
Disitu pelaku memanggil korban dari luar, tanpa ada cekcok pelaku langsung menusuk dada kiri korban satu kali dengan pisau. Korban saat itu, sempat lari ke dalam rumah saksi Mayasi dan keluar lagi, kemudian terjatuh di depan rumah Masayi. Sedangkan pelaku langsung melarikan diri. "Jadi dia cemburu, saksi Masayi didekati orang lain," katanya. 
 
Sementara Pelaku bakal dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang Tindak Pidana Pembangunan, ancaman seumur hidup. 
 
Sebelumnya, Nasrudin (35 tahun), warga Kaliawi, tewas di sebuah rumah di jalan Pahae Alam, no 22 Gang Cempaka, Gunung Agung, Langkapura, pada Jumat (19/4/2019) siang. 
 
Informasi yang dihimpun ia tewas dibunuh oleh Tarmiyadi, warga di Pasar Tamin, Keluraran Sukajaya, Tanjungkarang Barat. 
 
Korban tewas setelah mengalami luka berat di dada sebelah kiri, karena tusukan senjata tajam. 
 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR