PANARAGAN (Lampost.co) --- Lahan calon lokasi pembangunan Sekolah Tinggi Industri (STI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) seluas 10 hektare mempunyai legalitas tanah sah dan menggunakan tanah milik Pemkab Tubaba yang diadakan/dibeli pada tahun 2016 silam.

Lokasi tanah tersebut berada di BRD Perbatasan antara Tiyuh Pulungkencana dengan Tiyuh Candramukti dan masuk wilayah administrasi Tiyuh/Kampung (Desa Kantong) Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah.



Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Tubaba Sofyan Nur mengatakan calon lokasi Sekolah Tinggi Industri (STI) saat ini tidak dalam sengketa dengan pihak manapun. Bahkan, lahan yang telah dibeli Pemkab Tubaba pada 2016 silam tersebut telah memiliki sertipikat atasnama Pemkab Tubaba.

"Tidak ada masalah itu, tidak dalam sengketa. Bahkan tanah itu sertipikatnya sudah dibalik nama atas nama Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat," kata dia, Rabu, 29 Agustus 2019.

Sofyan memaparkan, tanah calon lokasi STI tersebut diperoleh Pemkab atas pembelian dari ahli waris Zikra El-Anwar dengan nomor Sertifikat Hak Milik (SHM) Nomor 7/TBT seluas 96.400 meter persegi atas nama Hj.Umniah, dan Sertifikat Nomor 8/TBT atas nama H. Lukman Anwar seluas 102.300 meter persegi pada 2016 silam melalui proses pengadaan tanah yang dilakukan oleh Bagian Tata Pemerintahan pada Sekretariat Daerah.

"Tanah ini sebagian akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Tinggi Industri bantuan Kementerian Perindustrian RI, dan sebagian lagi akan digunakan untuk pembangunan ruang terbuka hijau. Saat ini, tanah tersebut dalam proses landclearing," paparnya.

Baca juga:

Yapindo SGC Siap Dirikan Sekolah di Tubaba

Menurutnya, Pemkab tidak sembarang melakukan pembelian tanah tanpa ada legalitas yang jelas. Bahkan, sebelum membeli tanah pemkab terlebih dahulu mengkaji dan memverifikasi atas kepemilikan tanahnya. "Tanah itu sudah masuk aset daerah. Bahkan sudah disertifikasi sesuai amanah Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Jadi, tanah itu clear sudah milik pemkab dan tidak dalam sengketa dengan pihak manapun," tegasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR