BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung Fauzi Heri terus berkarya melalui tulisan. Jurnal karyanya berhasil menjadi salah satu pemenang Jurnal Adhyasta Bawaslu RI. Secara nasional ada 16 orang yang dinyatakan lolos arikel Jurnal Adhyasta Pemilu 2019.

Jurnal dengan judul “Frase Kata Memerintahkan dan Merekomendasikan dalam Putusan Bawaslu Terkait Pelanggaran Administratif Pemilu” dinyatakan lolos dan berhak mengikuti Workshop Penulisan Artikel Jurnal Adhyasta Pemilu yang akan diselenggarakan pada 25-27 September 2019 di Bogor.



Panitia seleksi jurnal Adhyasta Bawaslu menetapkan jurnal karya Fauzi Heri menjadi satu dari sepuluh jurnal yang dinyatakan lolos. Ia menjadi salah satu pemenang lomba call of papers bersama sejumlah nama yang memang berprofesi sebagai peneliti dan akademisi. Sebelumnya panitia seleksi jurnal menetapkan 31 judul abstrak jurnal  berpotensi mengikuti penulisan jurnal. Fauzi menyisihkan sejumlah akademisi dan mantan penyelenggara Pemilu.

"Ini kado terindah saya menjelang akhir masa jabatan di KPU Kota Bandar Lampung. Meskipun tidak mendaftar seleksi KPU Provinsi Lampung, saya masih tetap akan berkontribusi untuk kemajuan demokrasi di tanah air,” kata Fauzi Heri

Kemudian ia mengatakan setelah pensiun menjadi penyelenggara pemilu selama 2 periode di Bandar Lampung maka dirinya akan melanjutkan studi diprogram doktoral ilmu hukum dan mengabdi menjadi pengajar dialmamaternya. Fauzi Heri merupakan alumnus Fakultas Hukum Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dan juga merupakan alumnus Magister Hukum Universitas Bandar Lampung. 

“Ini saya persembahkan untuk teman-teman KPU Kota Bandar Lampung dan juga almamater saya di Universitas Saburai dan UBL. Tolong doanya ke depan saya berniat melanjutkan studi doktor di Unila. Setelah pensiun saya berencana mengabdikan diri menjadi dosen dan sudah tengah berkomunikasi dengan almamater saya untuk merealisasikannya,” katanya.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR