BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Tren peningkatan jumlah penumpang pengguna jasa kereta api lokal yaitu KA Seminung/Wayumpu rute Stasiun Tanjungkarang - Kotabumi terus mengalami peningkatan pada musim arus mudik-balik Lebaran 2018 hingga saat ini telah mencapai 27.077 penumpang dengan persentase 55 persen, per 20 Juni 2018.

Angka tersebut naik 3 persen dari hari sebelumnya yang mencapai 52 persen atau sebanyak 24.538 penumpang. Bahkan, jumlah tersebut berbeda jauh dengan musim mudik di hari yang sama tahun 2017, hanya mencapai 17.417 penumpang.



Manager Humas PT KAI Persero Lampung, Franoto Wibowo mengatakan peningkatan jumlah pengguna jasa kereta api di musin mudik tahun 2018, naik drastis dibanding tahun 2017, khususnya di rute lokal. "Kenaikan jumlah penumpang tidak bisa diprediksi. Namun, jika melihat jadwal cuti bersama yang ditetapkan oleh pemerintah, puncak kenaikan terjadi di hari kemarin," kata Franoto kepada Lampost.co, Kamis (21/6/2018).

Sementara, untuk Kereta Api Sriwijaya rute Tanjungkarang - Kertapati Palembang, tembus angka 8.103 penumpang. Dan di hari yang sama tahun 2017 hanya mengangkut sebanyak 7.122 penumpang, atau naik 13 persen. Kemudian, KA Rajabasa rute Tanjungkarang - Kertapati (Palembang) tembus angka 13.803 penumpang. Dan dihari yang sama tahun 2017 hanya mengangkut sebanyak 13.429 penumpang atau naik 3 persen. Dan untuk jenis KA Kuala Stabas rute Tanjungkarang - Baturaja PP, mengangkut sebanyak 5.459 penumpang.

Tentu, lanjut dia kenaikan jumlah penumpang di musim mudik Lebaran 2018 ini, di sebabkan pihak PT KAI telah memperpanjang rangkaian KRD dari kapasitas 360 penumpang per kereta api, menjadi 765 penumpang pe kereta api. Kemudian, untuk KA Sriwijaya ditambah 2 gerbong bisnis yang berlaku 14, 16,18, 20 Juni 2018.

"Dan yang tidak kalah penting adalah, mulai 5 Juni 2018, telah beroperasinya KAPremium Kuala Stabas," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR