KALIANDA (Lampost.co) -- PT ASDP cabang Bakauheni mencatat jumlah pemudik maupun kendaraan yang menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni ke Merak naik sekitar 4 sampai 20 persen pada tahun ini.

Berdasarkan catatan PT ASDP cabang Bakauheni pada Lebaran tahun 2017 lalu, terdapat 11.835 orang pemudik jalan kaki, sepeda motor (1.855) dan kendaraan roda empat pribadi (10.811) menyeberang ke Pelabuhan Bakauheni sejak H-8 sampai memasuki H-5 sebelum Lebaran. Sedangkan tahun ini pada periode yang sama, terdapat 13.318 orang pemudik jalan kaki, sepeda motor (2.189) dan mobil pribadi (13.736).



Menurut General Manager PT ASDP cabang Bakauheni, Anton Murdianto, ada selisih 1.481 pemudik jalan kaki, sepeda motor (381) dan mobil pribadi (2.885).”Untuk pemudik diperkirakan naik sekitar 6%, sepeda motor sekitar 1,3% dan mobil pribadi naik sekitar 6,9% dibandingkan dengan Levaran tahun lalu, “ kata Anton di Pelabuhan Bakauheni, Minggu (10/6/2018).

Untuk mengantisipasi penumpukan pemudik jalan kaki dan kehabisan angkutan bus saat puncak arus mudik di Pelabuhan Bakauheni yang diprediksi pada H-3 dan H-2 sebelum Lebaran, PT ASDP cabang Bakauheni juga memasang spanduk himbauan di arus lalulintas penumpang saat turun kapal menuju terminal angkutan umum pelabuhan setempat.

Spanduk imbauan itu berisi, Untuk kelancaran anda, mohon kerjasamanya untuk langsung melanjutkan perjalanan menuju terminal Rajabasa karena kepolisian menjamin keamanan anda, diperjalanan dan terminal Rajabasa. Sebab keberangkatan bersamaan pada pagi hari dapat berdampak pada penumpukan diruang tunggu penumpang, kekurangan bus pada pagi hari (trayek Bakauheni-Rajabasa PP 4 jam) dan tertunda bertemu keluarga tercinta di kampung halaman.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR