BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) - - KECELAKAAN maut diperlintasan sebidang liar kereta api semakin meningkat jumlahnya.  

Manager Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang Sapto Hartoyo mengatakan pihaknya bersama Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten Kota akan terus memprogramkan penutupan perlintasan liar. di berbagai wilayah. 



Penyebab maraknya perlintasan liar karena pemukiman penduduk yang semakin banyak sehingga mobilisasi masyarakat pun meningkat dan akhirnya mengambil jalan pintas untuk cepat sampai tujuan. 

"Masyarakat yang melintas perlintasan sebidang hararap berhati-hati jangan saling serobot, tengok kanan kiri karena akan membahayakan diri dan pengguna jalan lainnya, "ujarnya. 

Berikut Data Kecelakaan di Perlintasan Sebidang Liar:

1.Menemper (menabrak) orang 2015 6 jiwa,  2016 7 jiwa,  2017 14  jiwa,  2018 semester I 8 jiwa

2.Menemper kendaraan 2015 9 unit,  2016 11unit, 2017 30 unit,  2018 semester I 11 unit

3.Meninggal Dunia 2015 2 jiwa,  2016 5 jiwa,  2017 17 jiwa,  2018 semester I 8 jiwa 

4. Luka/luka parah 2015 10 jiwa,  2016 10 jiwa,  2017 33 jiwa,  2018 semester I 15 jiwa

Sumber : PT KAI Divre IV Tanjung Karang

EDITOR

Firman Luqmanulhakim

TAGS


KOMENTAR