KALIANDA (Lampost.co)--Secara nasional diperkirakan arus mudik dan balik Lebaran 2019 naik mencapai 30%, sedangkan di Sumatera berkisar 5-10%. Hal ini terkait dengan waktu cuti bersama yang cukup lama.

Pemudik yang menuju Sumatera bisa menggunakan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Bakauheni-Terbanggibesar-Pematangpanggang-Kayuagung sepanjang 253 km. JTTS ruas Bakauheni-Terbanggu Besar sepanjang 140 km sudah operasional, sedangkan ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang - Kayu Agung  sepanjang 113 Km masih fungsional. 



Kepala korlantas Polri Irjenpol Refdi Andri mengatakan JTTS ruas Bakauheni - Terbanggi Besar sudah sangat baik. "Hampir sama dengan jalan tol Palimanan," katanya saat meninjau rest area JTTS Km 33, Jumat (10/5/2019). 
Dikatakannya, keamanan jalur mudik menjadi perhatian khusus, sebab arus mudik di Lampung masih dikenal rawan. "Selain keamanan, juga diantisipasi kerawanan bencana," katanya. 

Sementara itu, Kapolres Lampung Selatan, AKBP M Syarhan menjelaskan kanalisasi dilakukan untuk mengurai kendaraan yang hendak masuk pelabuhan Bakauheni. "Kami kanalisasi untuk sepeda motor di jalur kiri," kata dia, saat pemaparan kesiapan hadapi arus mudik dan balik lebaran 2019 di depan Kakorlantas Polri, di pelabuhan Bakauheni. 

Untuk kendaraan roda dua yang masuk pelabuhan Bakauheni diarahkan atau dikonsentrasikan menuju dermaga 1 yang sudah disiapkan tenda dengan di fasilitasi kipas angin. "Setelah masuk di dermaga satu, di urai ke dermaga 2 sampai 6," katanya. 

JTTS ruas Bakauheni-Terbanggi Besar terdapat 6 rest area di KM 33, 66 dan 116 yang memiliki fasilitas toilet, SPBU modular, Musolah serta kantin. "Rest area berada di sisi kanan dan kiri JTTS," kata Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Hanung Hanindito. 

Sedangkan untuk rest area JTTS ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung terdapat 6 rest area di KM 162, 171, 207, 214, 233 dan 273. 
"Lima berada di wilayah Lampung dan satu di Kayuagung, ruas tol fungsional hanya digunakan siang hari saja," kata Kepala Cabang Hutama Karya Tol Terbanggibesar- Pematangpanggang- Kayuagung, Yoni Satyo. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR