KALIANDA (Lampost.co)--PT ASDP cabang Bakauheni menyatakan beroperasinya jalan tol baru memberikan peningkatan arus penyeberangan kendaraan sekitar 2 persen.

General manajer PT. ASDP cabang Bakauheni, Hasan Lessy, mengatakan beroperasinya jalan tol trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni – Terbanggibesar sepanjang 140,9 kilometer belum memberikan dorongan peningkatan arus penyeberangan.



Ia memperkirakan peningkatan arus kendaraan melalui jalan tol akan berdampak signifikan bagi penyeberangan pada saat pelayanan mudik Lebaran mendatang. Kemungkinan jumlah pemudik yang menggunakan mobil akan mengalami peningkatan.
“Kalau sekarang masih normal. Sejauh ini paska beroperasinya jalan tol baru memberikan peningkatan arus penyeberangan kendaraan sekitar 2 persen saja,” kata Hasan Lessy di Pelabuhan Bakauheni, Kamis (14/3/2019).

Pemantauan Lampost.co di Pelabuhan Bakauheni, Kamis (14/3) siang, arus penyeberangan terlihat cukup lengang. Tidak terlihat adanya antrean kendaraan di tollgate pembelian tiket maupaun di areal parkir kendaraan di masing masing dermaga. 
Tidak hanya pada kendaraan. Arus penumpang pejalan kaki yang hendak menyeberang ke pulau Jawa pun terpantau landai. Tidak terlihat adanya antrian penumpang yang hendak membeli tiket di loket pembelian tiket reguler. 
Kondisi ini juga terlihat di dermaga eksekutif. Arus penumpang pejalan kaki yang hendak menyeberang ke pulau Jawa melalui dermaga premium pun terpantau landai saja.

Terpisah, sejumlah sopir truk angkutan barang antarpulau menyebutkan beroperasinya JTTS ruas Bakauheni – Terbanggi Besar belum memberikan pengaruh pada peningkatan distribusi barang kebutuhan dari pulau Sumatera ke Jawa dan sebaliknya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR