BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Peluncuran Desa Terang di Desa Krawang Sari, Natar, Lampung Selatan diagendakan mundur dari jadwal semestinya. Sebab, program yang semestinya diresmikan pada Rabu (12/9/2018) diundur menjadi Sabtu (15/9/2018) mendatang.

Koordinator Pelaksana Desa Terang Seluruh Indonesia, Kahfi M mengatakan pengunduran peresmian program Desa Terang disebabkan Presiden RI yang masih berada di Korea pada Rabu dan baru pulang dihari Sabtu. "Rencananya RI 1 dari Korea transit dulu ke Lampung untuk meresmikan Desa Terang," kata dia. 
Kegiatan itu tidak bekerja sama dengan PLN, karena program yang menggunakan tenaga surya sebagai energi pembangkit listrik tersebut tidak menggunakan dana baik dari APBN maupun APBD."Kami tidak bekerja sama dengan PLN, karena kami murni dengan tenaga surya dan anggarannya murni dana CSR," kata dia yang didampingi Koordinator Administrasi Desa Terang, Marlon Siregar.



Kahfi melanjutkan, kegiatan ini akan diawasi langsung KJG mulai dari distributor hingga ke pekerja dilapangan, sehingga tidak akan ada pungutan-pungutan biaya. "Desa terang tidak memungut biaya apapun dimasyarakat," tuturnya.
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR