JAKARTA (Lampost.co)--Presiden Joko Widodo telah menyiapkan instruksi presiden (inpres) terkait gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Belum dapat dipastikan inpres tersebut berkaitan dengan penaikan status bencana nasional atau tidak.

"Ini baru disiapkan inpres," tegas Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/8/2018).



Menurut dia, menangani korban gempa di Lombok tidak harus menaikkan statusnya menjadi bencana nasional. Terpenting, pemerintah turun langsung membantu korban gempa.

"Pemerintah pusat total memberikan dukungan penuh, bantuan penuh baik kepada pemprov, pemkab, dan tentu saya yang paling penting adalah kepada masyarakat," jelas Jokowi.

Gempa berkekuatan 6,9 SR mengguncang Lombok, NTB, sekitar pukul 19.56 WIB, Minggu, 19 Agustus 2018. Ini merupakan gempa yang kesekian kalinya dalam rentang waktu berdekatan.

Musibah tersebut mengakibatkan 10 warga meninggal. Sedangkan 24 orang terluka dan lebih dari 150 rumah serta fasilitas ibadah rusak.
Gempa besar 7.0 SR juga sempat terjadi di Lombok Utara pada 5 Agustus 2018.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR