BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kanwil Dirjen Pajak (DJP) Sumatera dan Jambi bersama Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Bagian Timur, serta Kanwil DJBC Bagian Barat menggelar penandatanganan  Pencanangan Joint Program  dengan tema Bersinergi Capai Penerimaan yang Optimal di Emersia Hotel and Resort, Kamis (3/5/2018).

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur Muhammad  Aflah Farobi, Kepala Kantor DJBC Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Aim Nursalim Saleh, dan Kepala Kantor DJBC Sumatera Bagian Barat Yusmariza.



Kepala Kantor DJBC Sumatera Bagian Barat Yusmariza mengatakan kerjasama sudah dijalin sejak lama, maka melalu MoU diharapkan bisa sukses karena secara nasional target sebesar Rp20 triliun dari Joint Program. "Kalau ada celah wajib pajak yang nakal dan tidak mengikuti regulasi kami akan bisa dengan mudah melacaknya.  Dengan harapan dari sisi pendapatan negara bisa semakin optimal," kata dia.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Timur Muhammad Aflah Farobi menambahkan Join Program merupakan sinergi antara kedua instansi untuk mempersempit celah pelanggaran di bidang perpajakan, kepabeanan dan cukai. "Dalam sinergi ini ada empat area yang meliputi joint analysis, joint audit, joint investigation serta secondment dan knowledge sharing," imbuhnya.

Kepala Kantor DJP Sumatera Barat dan Jambi Aim Nursalim Saleh memaparkan target  nasional yang harus dicapai  sebesar Rp20 triliun oleh pihaknya. "Maka dengam sinergi ini akan bisa mencapai target," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR