Jakarta (Lampost.co) -- Usia yang semakin bertambah tak jarang membuat waktu tidur seseorang semakin berkurang. Tanpa disadari, hampir separuh waktu harian yang seharusnya 'disisihkan' untuk tidur dapat tersita dengan mudah akibat padatnya aktivitas.

Padahal ada banyak manfaat bagi tubuh yang hanya didapatkan saat tidur, misalnya regenerasi sel. Ketika tubuh tak mendapatkan waktu cukup untuk istirahat, tubuh cenderung merasa lelah berlebihan dan mudah emosi. Berikut tanda-tandanya:

Pilek dan flu
Tidak tidur dalam jangka waktu yang cukup lama dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang. Saat tidur sistem kekebalan tubuh akan menghasilkan perlindungan sitokine dan antibodi untuk melawan infeksi yang bisa bersumber dari bakteri atau virus. Pilek atau flu bisa menjadi tanda bahwa kekebalan tubuh Anda menurun akibat kurang tidur.

Kesuburan
Kurang tidur juga dapat menyebabkan masalah kesuburan  pada pria. Sebuah studi yang dilakukan University of Southern Denmark menemukan bahwa pria yang mengalami gangguan tidur memiliki jumlah sperma lebih sedikit dari mereka yang mendapatkan tidur cukup.

Tekanan darah tinggi
Orang yang kurang tidur lebih berisiko mengalami tekanan darah tinggi, sebab tidur membantu tubuh mengatur hormon stres dan membuat saraf tetap sehat. Kurang tidur membuat tubuh tak mampu mengontrol hormon stres yang akibatnya bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.

Kenaikan berat badan
Orang yang tidur kurang dari 6 jam di malam hari cenderung mengalami kelebihan berat badan. Hal ini menunjukkan kadar hormon leptin yang mengatur nafsu makan terganggu. Durasi waktu istirahat yang Anda dapatkan setiap malam juga dapat memengaruhi suasana hati dan produktivitas Anda keesokan harinya.

Kesehatan kulit
Jika Anda tak mendapatkan tidur nyenyak, kulit akan segera menunjukkannya. Banyak penelitian menyebut ada hubungan antara kurang tidur dan kondisi kulit yang berjerawat.

Peningkatan kadar hormon kortisol saat tubuh tak mendapat cukup untuk tidur dapat menyebabkan stres yang membahayakan kualitas kulit Anda. Peradangan yang berlebihan akan mempercepat pemecahan kolagen dan asam hyaluronic yang memberikan efek kulit bercahaya hilng.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR