BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Satu jemaah haji asal Metro, harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) sejak Sabtu 31 Agustus 2019.

Perawatan itu atas dugaan sakpek virus flu burung atas diagnosa otoritas kesehatan di Arab Saudi.



Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Panjang, R. Marjunet mengatakan kepulangan salah satu jemaah haji di Sabtu lalu terdiagnosa terjangkit virus flu burung.

Peringatan itu diberikan langsung otoritas kesehatan Arab Saudi, sehingga pihaknya melakukan langkah-langkah penindakan dan berkoordinasi dengan tim medis di Lampung untuk merawatnya dengan intensif.

"Arab Saudi sudah mendiagnosa seluruh jemaah terhadap penyakit yang harus diwaspadai dan ternyata ditemukan satu pasien asal Lampung. Sehingga diperingatkan agar jemaah tersebut dapat menjalani pengobatan di ruang isolasi dalam waktu tertentu dan mengkonsumsi obat secara teratur untuk mengatasinya," kata Marjunet di Telkomedika, Selasa, 3 September 2019.

Atas rekomendasi itu, lanjutnya, pihaknya pun berupaya memastikan agar pasien dapat ditangani dengan baik dan tidak ada penyebar virus. Dengan demikian keluarganya pun harus mendukung upaya tersebut agar tidak melakukan kontak langsung dengan pasien.

"Kami hanya membatasi kontak dengan manusia agar tidak ada penularan. Pasien sekarang lagi tahap penyembuhan dan keluarga harus bersabar jika ingin menemuinya hingga sembuh total dulu," ujarnya.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR