LIWA (Lampost.co)-- Menyambut datangnya bulan suci ramadhan, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lampung Barat menggelar Operasi Simpatik dengan melakukan Sosialisasi kepada para pedagang, pemilik hotel dan pemilik indekos di wilayah tersebut untuk menghormati dan menjaga kesucian ibadah di bulan ramadan tanpa melanggar ketertiban umum. 
 
Kepala satuan polisi pamong praja Lambar, Hendei Faisal mengatakan, kegiatan sosialisasi terhadap para pelaku usaha tersebut dilakukan  sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 15 tahun 2013 tentang ketertiban umum antara lain, prostitusi, asusila, miras, berjualan di trotoar dan bermain petasan. 
 
"Kita mulai sosilaisasi, kita sambangi pelaku usaha, kita ingin umat yang menjalankan ibadah puasa bisa lebih khusu dan semua saling menghormati," kata Hendri faisal. 
 
Satpol pp juga memasang banner pemberitahuan di tempat-tempat yang dianggap rawan terjadinya pelanggaran ketertiban umum. 
 
Bersamaan dengan kegiatan Operasi Simpatik, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lampung Barat menyerahkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Barat kepada Waluyo, salah seorang Anggota Linmas Kecamatan Batu Ketulis yang telah ikut mengungkap terjadinya kasus Tindak Pidana Pencabulan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan bapak tirinya. 
 
Hal ini untuk memberikan motivasi kepada Anggota Linmas untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR