KALIANDA (Lampost.co)-–Jelang sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Kamis (27/6/2019). Arus penyeberangan di pelabuhan Bakauheni terpantau normal Selasa (25/6/2019) siang.

Tidak terlihat adanya penebalan personel Polri/TNI, seperti saat penetapan hasil pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu.
Pemantauan Lampost.co, di Pos pemeriksaan Seaport Interdiction dan tollgate loket tiket kendaraan tidak terlihat adanya pengawasan dan pemeriksaan diperketat 0oleh petugas keamanan jelang sidang putusan MK pada dua hari kedepan. 
Pemeriksaan hanya dilakukan oleh petugas KSKP, anggota Sat Narkoba dan  personil TNI yang memang bertugas di pelabuhan Bakauheni.



Arus kendaraan maupun penumpang yang hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak Banten pun terlihat sepi. Tidak ada antrean seperti saat Lebaran lalu. 

Menurut Humas PT. ASDP cabang Bakauheni, Saifulahil Maslul Harahap, pasca lebaran arus penyeberangan di pelabuhan Bakauheni kembali normal.

Berita Terkait: Kapolri Larang Aksi Unjuk Rasa di MK
 
Bahkan beberapa hari terakhir,  arus penyeberangan kendaraan sempat menurun dampak dari terputusnya jembatan di jalintim perbatasan Sumatera Selatan dengan Lampung di kabupaten Mesuji.

“Arus penyeberangan sudah kembali normal pasca pelayanan mudik lebaran. Hanya saja akhir pekan lalu yang bersamaan dengan libur sekolah,  sempat terjadi lonjakan tapi tidak signifikan," ujar Saiful.

Sementara itu, Kapolri telah mengeluarkan peringatan larangan berunjukrasa di Makamah Konstitusi menyusul pengumuman Sengketa Pemilihan Umum Presiden 2019 pada Kamis mendatang.

 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR