KALIANDA (Lampost.co) -- Mendekati bulan suci ramadan 1439 Hijriah, harga daging sapi dibeberapa kecamatan Kabupaten Lampung Selatan masih bertahan tinggi di kisaran harga Rp115-120 ribu per kilo.

“Meskipun tinggi, harga daging sapi sejak setahun terakhir hingga saat ini terbilang stabil, yakni Rp115-120 ribu per kilo,” kata Karlan, pedagang daging sapi di depan kantor Camat Ketapang, Lampung Selatan saat ditemui Lampost.co, Selasa (25/5/2018).



Ia menduga harga daging sapi akan mengalami kenaikan saat memasuki ramadan. Bahkan kenaikan signifikan akan terjadi saat mendekati Lebaran. "Biasanya permintaan daging sapi akan naik saat puasa dan menjelang Lebaran. Otomatis harga daging akan ikut naik. Seperti Lebaran tahun lalu harga daging sapi mencapai Rp130-140 ribu per kilo,” ujarnya.

Paniran pedagang lain di pasar Bakauheni juga menjual dengan harga yang sama. Rata-rata Rp120 ribu per kilo. Ia mengaku membeli daging sapi di pemotongan hewan di Kalianda Rp105 ribu per kilo.

“Saya kira wajar kalau dijual Rp120 ribu per kilo. Sebab saat dibeli kondisi daging kotor, sedangkan saat dijual sudah bersih,” katanya.

Menurutnya pasokan daging sapi di rumah potong hewan tidak ada masalah atau tidak terjadi kekurangan. Namun sayang harga masih tinggi. "Padahal pasokan daging cukup sampai Lebaran. Tapi harga masih saja tinggi. Bisa jadi harga bertambah tinggi saat mendekati Lebaran, seperti tahun lalu,” ungkapnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR