KALIANDA (Lampost.co) -- Hingga menjelang Lebaran 1440H/2019, pasokan gas subsidi ukuran 3 kilogram di sejumlah kecamatan kabupaten Lampung Selatan normal walau permintaan meningkat. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co dari sejumlah pangkalan dan pengecer gas melon di kecamatan Ketapang dan Penengahan, pasokan gas melon dari agen Pertamina sampai saat ini lancar. "Gak susah kok elpiji. Di warung warung tersedia. Sebab pagi tadi saya nyari dua tabung untuk buat kue Lebaran juga masih banyak, dengan harga Rp23 ribu per tabung," kata Warni (38), seorang ibu rumah tangga di Desa Bangunrejo, Kecamatan Ketapang, Lamsel, Senin (27/5/2019).

Hal senada diungkapkan Sutino (43), pengecer gas melon di pasar Desa Pematangpasir, Kecamatan Ketapang. Menurutnya pasokan gas elpiji dari pangkalan sampai saat ini masih normal. Harga juga masih standar Rp22 ribu per tabung. "Walau ada sedikit peningkatan kebutuhan akan gas melon jelang Lebaran, namun tidak membuat pasokan gas dari pangkalan lamban. Sampai saat ini masih lancar- lancar saja," katanya.



Pasokan gas melon dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) berjalan lancar juga diakui Rohman, pemilik pangkalan gas melon di Kecamatan Penengahan. Menurutnya, pasokan gas melon dari agen SPBE sebanyak 560 tabung sampai saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat sekitar. "Rencananya mau minta tambahan 50 tabung lantaran permintaan yang mulai meningkat. Namun kuota yang dikirim agen sesuai jadwal masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Jadi di wilayah kami gas melon tidak langka dan masih mudah didapatkan hingga ke warung-warung pengecer," pungkasnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR