KOTABUMI (lampost.co) -- Jelang lebaran, omzet pedagang stroberi di Kabupaten Lampung Utara anjlok. Omzetnya ini mengalami penurunan yang cukup drastis sekitar 50 persen jika dibandingkan dengan perolehan penjualan pada lebaran 2017 lalu.

Pedagang stroberi, warga Bandar Jaya, Kabupaten Lampung Tengah, Bisri (54) saat ditemui di lokasi dia berdagang di pasar Pagi, Kotabumi, Rabu (13/6/2018) mengatakan, saat ini hampir semua rekan sesama pedagang buah stroberi yang biasanya menjajakan dagangannya di Pasar Pagi dan Pasar Dekon Kotabumi saat menjelang lebaran mengeluh turunnya omzet.



Dia mengaku pada Ramadhan 2017 lalu, setengah hari berjualan rata-rata dua keranjang buah stroberi habis dibeli. Dalam satu keranjangnya, terisi 50 kotak buah stroberi dengan harga per kotak Rp10 ribu. Di 2018 ini, untuk setengah hari berdagang, satu keranjang stroberi yang dijual masih tersisa antara 5 hingga 12 kotak buah stroberi.

"Jelang lebaran 2018 ini, penjualan buah stroberi di Lampung Utara mengalami penurunan cukup drastis dimungkinkan sekitar 50 persen. Di 2017 lalu, dalam setengah hari berjualan khususnya mendekati lebaran rata-rata terjual habis dua keranjang buah stroberi. Sementara di 2018 ini, dalam setengah hari berjualan, untuk satu keranjang buah stroberi yang dijajakan saja, masih sisa," ujarnya kepada lampost.co.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR