JAKARTA (Lampost.co)-- PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengumumkan selama periode Januari-April 2019 berhasil meraih total angka penjualan retail (dari diler ke konsumen) mencapai 60.706 unit atau turun 6,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara untuk whole sales (dari pabrik ke diler) mencapai 66.825 unit atau turun 5,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 
 
Kendati demikian, penurunan ini diklaim masih lebih kecil dibandingkan dengan penurunan pasar, sehingga secara pangsa pasar (market share) Daihatsu mengalami kenaikan menjadi 17,8% untuk retail sales, dan 19,8% untuk whole sales. 
 
Adapun penurunan ini disebut dipengaruhi oleh pasar otomotif Tanah Air yang juga mengalami penurunan, di mana penjualan retail nasional hingga April 2019 mencapai 340.118 unit, turun sekitar 11,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Tidak berbeda, untuk whole sales nasional berada di angka 337.321 unit, turun sekitar 14,4% dibanding periode yang sama tahun lalu. 
 
"Walaupun penjualan Daihatsu turun sedikit tahun ini, kami masih bersyukur karena penurunan kami masih lebih baik dibandingkan penurunan pasar. Kami mengucapkan terima kasih kepada pelanggan yang telah memilih Daihatsu sebagai kendaraan mereka," kata Direktur Marketing PT ADM Amelia Tjandra pada acara Media Gathering di Jakarta, Kamis (9/5/2019) malam. 
 
Pada penjualan retail Daihatsu masih didominasi oleh model low cost green car (LCGC) Sigra dengan torehan 16.860 unit (27%), diikuti oleh Gran Max (PU) 12.065 unit (19,9%), disusul Xenia, Terios dan Ayla yang berada di kisaran lebih dari 8.000 unit dengan kontribusi sekitar 13-14%. 
 
Sementara pada whole sales Daihatsu disokong oleh Sigra sebesar 20.077 unit (30%), diikuti Gran Max (PU) 12.127 unit (18,1%), disusul Xenia 11.149 unit (16,7%), Ayla 9.635 unit (14,4%), Terios 7.277 unit (10,9%), Gran Max (MB) 4.502 (6,8%). Sedangkan model Daihatsu lainnya seperti Luxio, Sirion dan Hi-Max sebesar 2.058 unit (3,1%). 
  

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR