BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Calon Jamaah Haji kota tambahan diminta untuk segera melakukan pembayaran pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) mulai 22-29 Mei 2019 yang dilakukan pada hari kerja mulai pukul 08.00-15.00 WIB di bank yang telah ditunjuk masing-masing. Namun sampai saat ini jamaah yang akan berangkat ketanah suci tersebut belum jelas.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bandar Lampung, Seraden Nihan mengatakan untuk kuota haji tambahan yang menyusun ada di Kemenag Provinsi Lampung. Dirinya tidak mengetahui siapa saja jamaah yang masuk di kota tambahan untuk berangkat ketanah suci menjalankan ibadah rukun islam yang kelima.
"Tidak ada kuota tambahan untuk Kabupaten/Kota. Kuota tambaha itu untuk provinsi. Jadi sesuai nomor urut porsi. Siapapun jamaahnya tersebut dari Provinsi Lampung ini," kata Seraden saat di konfirmasi Lampost.co, Kamis (23/5/2019).
Kemudian ia mengatakan dirinya belum mengetahui secara persis siapa saja yang akan berangkat di kuota tambahan tersebut. Namun yang pasti tersebut berasal dari Lampung yang tersebar di 15 Kabupaten/Kota. Ia juga mengatakan kemungkinan baru ketahuan siapa yang berangkat ketika jamaah melakukan pelunasan.



"Jadi 281 tersebut kuota tambahan di Provinsi Lampung tapi tersebar di 15 Kabupaten/Kota yang ada. Nanti kalau pelunasan BPIH dikabarin. Pelunasan tersebut bisa dimana saja sesuai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH)," katanya.
Sementara itu Kepala Subbag Informasi dan Hubungan Masyarakat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Istutiningsih mengatakan kuota tambahan tersebut sesuai dengan urutan by name nomor porsi. 

"Kuota tambahan itu tidak ada pembagian di setiap Kabupaten/Kota. Yang berangkat sesuai nomor urutan porsi," katanya.
Sebelumnya Provinsi Lampung mendapatkan 281 kuota haji tambahan untuk berangkat ketanah suci tahun 1440 H/2019 M. Hal tersebut sesuai dengan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor: 176 tahun 2019 tentang penetapan kuota haji tambahan.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR