KOTABUMI (Lampost.co) -- Pemandangan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang seperti kuburan.  Hal itu tampak mulai memasuki jam kerja pada, Jumat (24/5/2019) pukul 13.30. Hanya ada satu kendaraan pribadi terpakir di halaman kantor Dinas PUPR setempat.

Padahal sebelumnya, Inspektorat telah mengklarifikasi akan kejadian yang sering dikeluhkan masyarakat mengenai kedisiplinan pegawai yang bekerja disana. Namun, seperti tidak ada yang terjadi, kejadian serupa selalu terulang.



Nahasnya, pada hari ini kantor tersebut kembali terpantau lengang. Seperti dikuburan, hanya ada kendaraan pribadi yang terparkir ada satu unit. Sehingga apa yang menjadi seruan pemerintah untuk meningkatkan kinerja seperti tak ada artinya. "Ya seperti kuburan dan tidak ada aktivitas. Kami kasihan saja melihatnya, karena seharusnya jajaran pemerintah daerah bekerja untuk rakyat karena mereka makan gaji dari rakyat. Kalu begini seperti sia-sia saja digaji oleh masyarakat," kata aktivis yang bergerak di Ormas Sabai Sai, Syahbudin didampingi penasehat hukumya, Rojali.

Inspektur Kabupaten Lampura, Mankodri menegaskan pihaknya siap menindaklanjuti permasalahan tersebut sesuai peraturan berlaku. Terkait dengan kedisiplinan para pegawai. Sebab, sesuai arahan Bupati Agung Ilmu Mangkunegara seluruh jajaran pemerintah daerah harus proaktif dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Dalam upaya mendukung pelaksanaan pembangunan daerah. 

"Kita tindaklanjuti secepatnya apa yang menjadi keluhan masyarakat. Karena ini menyangkut kinerja pemerintah, Bupati kita sering bilang kedisiplinan pegawai adalah yang utama dalam menunjang pelaksanaan pembangunan. Jadi tidak ada alasan untuk tidak menjalankan amanah sesuai bidangnya masing-masing, kalau dia salah pasti kita berikan hukuman setimpal," belum lama ini.
 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR