KRUI (Lampost.co)--Polres Lampung Barat meminta kendaraan bermuatan besar agar memilih jalur lintas tengah atau lewat Liwa, karena Jalinpanbar Mandirisejati,  Kecamatan Krui Selatan,  Kabupaten Pesisir Barat kondisinya masih belum memungkinkan untuk dilalui kendaraan besar.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Lampung Barat (Lambar) AKBP Tri Suhartanto, mengatakan untuk saat ini arus lalu lintas yang berada di Kilometer 20 tepatnya di jalan lintas pantai barat (jalinpanbar) Mandirisejati,  Kecamatan Krui Selatan,  Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar),  tersendat diakibatkan air laut kerap menggenangi jalur alternatif yang berada di tepian pantai tersebut.  
“Arus lalu lintas saat ini (kemarin red) tersendat, mengingat air laut naik atau pasang.  Kami juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan apabila hendak menuju Bengkulu atau sebaliknya melalui Krui sebaiknya melalui jalur tengah atau Liwa,” ujarnya saat ditemui di lokasi,  Kamis (28/6/2018) sore.  
Pihaknya menegaskan  pengalihan arus lalu lintas tersebut bertujuan agar tidak memperparah kondisi lalu lintas yang berada di lokasi Jalinpanbar.  “Sebab untuk saat ini kondisi cuaca di Pesisir Barat sedang tidak stabil,  dan hal itu dapat membahayakan pengendara yang melintas di jalur alternatif Mandirisejati karena kondisi jalur yang berpasir,” urainya.  
 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR