METRO (Lampost.co) -- Kerusakan Jalan WR Supratman di wilayah Kota Metro semakin parah. Sebagai bentuk protes, warga setempat menggelar aksi dengan menanam pohon pisang, dan menangkap lele di tengah jalan yang mirip kubangan kolam.

Dalam sekejap, ratusan kilogram ikan lele yang ditabur di sejumlah kubangan pun habis diperebutkan warga yang ikut memeriahkan kegiatan tersebut.



"Ini bentuk protes masyarakat karena kerusakan jalan yang sudah memprihatinkan. Bayangkan, empat tahun jalan ini tidak pernah diperbaiki," ujar Darsono, salah seorang tokoh masyarakat Kota Metro yang mempelopori kegiatan tersebut, Minggu (31/3).

Dalam pengamatan Lampost.co, selain di wilayah Karangrejo, Metro Utara, kerusakan Jalan WR Supratman yang sangat parah juga berada di wilayah Kelurahan Banjarsari, Metro Utara.

Di tempat itu, saat hujan sulit dilintasi karena banyak kubangan yang cukup dalam. "Kalau hujan jalan di sini jadi banyak kolamnya," ujar seorang warga Banjarsari.

Jalan WR Supratman merupakan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Pekalongan, Lampung Timur dengan wilayah Kota Metro selain melalui Jalan AH Nasution.

Jalan sepanjang hampir 7 km ini membentang dari sebelah Puskesmas Pekalongan hingga ke Jalan Dr. Sutomo di wilayah Metro Pusat. Di sejumlah tempat, jalan ini cukup lebar dengan adanya tambahan rigit di bahu jalan.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR