KOTABUMI (Lampost.co): Warga Desa Melambung, Kecamatan Tanjung Raya, Kedamaian, Bandar Lampung, mengeluhkan jalan yang rusak parah. Juga berdebu.  

Jalan yang melintasi Desa Melambung adalah jalan poros menuju daerah Gendot dan sekitarnya. Kondisi jalan yang tak sempurna sangat mengganggu transportasi produksi hasil pertanian. Padahal, Desa Melambung dikenal sebagai pusat produksi hasil pertanian.



Jalan rusak menghambat proses pengiriman hasil pertanian warga menuju penampungan. Warga tak habis mengerti mengapa jalan cepat rusak, padahal belum lama diperbaiki.

Warga berharap pemerintah cepat memberikan solusi. "Ya beginilah keadaannya, mau gimana lagi. Jalan sudah rusak begini, liat saja gigit beton sudah mengulit. Hanya tinggal beberapa belahan saja yang tersisa. Itupun tidak begitu baik," kata Wawan, warga setempat, Rabu, 18 September 2019.

Menurut Wawan, bukan cuma Desa Melambung yang menjadi pusat hasil pertanian, tapi ada empat desa lain. "Ya karena ini akses utama roda perekonomian, kami berharap ada perhatian. Bila tidak akan menjadi hambatan, sehingga memperparah jurang perekonomian. Di tengah kondisi paceklik dengan hasil pertanian lumayan harganya anjlok dari biasanya," terang Wawan.

Senada dikatakan warga lainnya, Afif mengatakan dengan kondisi akses jalan transportasi yang rusak, mempersulit mata pencaharian yang selama ini menjadi andalan keluarga. "Apalagi musim kemarau begini jalan berdebu, dan sekarang sudah masuk puncak menjelang musim penghujan. Bisa-bisa tida dapat dilalui kendaraan lagi kalau sudah tergenang air," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR