BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Jaksa penuntut Umum Pada Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menuntut Candra Wijaya alias Ican (48) Warga Jalan Makmun Isa, Kelurahan Telukbetung, dengan pidana penjara penjara selama 12 tahun dan enam bulan penjara atas kepemilikan barang haram jenis sabu seberat 7,66 gram.

Jaksa Penuntut Umum Randy Al Kaisya dalam tuntutanya mengatakan, terdakwa dinyatakan bersalah melakukan tindak pidan tanpa hak melawan hukum melakukan percobaan pemupakatan jahat untuk menjual, menjadi perantara dalam jual beli narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman, sebagai mana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 Ayat (1) Undang Undang Repoblik Indonesia no 35 tahun 2009 tentang narkotika.
"Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Candra Wijaya Alias Ican dengan pidana penjara selama 12,6 tahun penjara, selain pidana penjara terdakwa juga diwajibkan membayar pidana denda Rp1 miliar, subsider 6 bulan kurungan," kata Jaksa Randy.
Perbuatan yang dilakukan terdakwa, lanjut Jaksa, bermula pada 30 Maret 2018 dimana saat itu terdakwa disuruh oleh Udin (belum tertangkap) untuk mengambil sabu sabu, kemudian sabu tersebut diantarkan terhadap orang yang telah memesan kepada Udin sebelumnya.
Ketika itu Udin mengatakan jika akan ada orang yang menghubungi terdakwa untuk bertemu di suatu tempat. tidak lama dari itu seorang perempuan menghubungi terdakwa dan mengatakan akan ada orang suruhan Udin untuk mengantar barang di sekitaran SMAN 1 Bandar Lampung Jalan Sudirman.
"Saat bertemu dengan orang suruhan Udin, terdakwa menerima 3 bungkus besar narkotika, dari 3 bungkus besar itu 25 gram terdakwa 10 gram terhadap Susilowati (dakwaan terpisah) 5 gram terhadap Angga sisanya terdakwa jual terhadap orang yang datang meminta sabu kepadanya," kata Jaksa.
Hari berikutnya saat terdakwa berada dikediamannya terdakwa diamankan anggota polisi Polresta Bandar Lampung, saat dilakukan penggeledahan polisi menemukan sabu sabu seberat 7,66 gram belum laku terjual.



"Berdasarkan berita acara hasil lab badan narkotika yang ditandatangani oleh dokter BNN, bahwa benar serbuk putih dengan berat 7,66 gram yang ditemukan dari rumah terdakwa mengandung metamefetamin," kata Jaksa.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR