BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Jaksa KPK menuntut terdakwa suap fee proyek infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan yang terjaring OTT KPK, atas nama Gilang Ramadhan (28) Direktur PT Prabu Sungai Andalas dengan pidana penjara selama tiga tahun, di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Rabu (28/11/2018).

Dihadapan Majelis Hakim Mien Trisnawaty, selaku hakim ketua didamping Samsudi dan Bahrudin Naim. Tiga jaksa KPK Wawan Yunarwanto, Sobari Kurniawan, dan Karnasih mengatakan, terdakwa Gilang dinyatakan terbukti secara sah meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 5 Ayat (1) huruf A UU Nomor 31 Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dan ditambah ke dalam UU Nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 65 ayat (1) KUHP sebagai mana dalam dakwaan pertamanya.



"Menuntut pidana penjara terhadap terdakwa Gilang Ramadhan selama 3 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan denda sebesar Rp200 juta subsider 5 bulan, dengan perintah terdakwa tetap berada dalam tahanan," kata Jaksa Wawan Yunarwanto.

Sementara barang bukti dari nomor 1-103 digunakan dalam perkara atas nama Zainudin Hasan, bupati Lampung Selatan nonaktif. 

loading...

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR