HARI Sabtu malam menjadi waktu yang sangat dinantikan seluruh warga di perumahan kami. Sebab, di waktu itulah sebagian besar warga bisa berkumpul dengan warga lainnya.

Mayoritas di perumahan kami adalah karyawan. Mereka pergi pagi dan baru pulang terkadang hampir malam. Hal itu membuat waktu bertemu dengan tetangga lainnya menjadi berkurang.



Tak salah memang pada saat malam Minggu, sebagian besar warga kerap berkumpul untuk saling melepas rindu. Pertemuan diisi dengan obrolan-obrolan ringan hingga yang "berat-berat".

Terkadang keguyuban juga diisi bermain leng dengan hukuman minum air segelas apabila kalah. Hukuman itulah yang membuat permainan menjadi lebih membuat suasana lebih cair. Tawaan pun kerap keluar dari para peserta permainan kartu.

Tawaan makin keras jika ada peserta yang harus dobel mendapat hukuman. Tak jarang mengalir sindiran bagi pemain yang kena dobel hukuman.

Namun, situasi tetap berlangsung aman dan terkendali. Meski kerap disindir, kami tidak pernah ada yang sampai tersinggung. Sebab, kami melakukannya dengan santai dan dalam suasana yang memang untuk bercandaan.

Acara kumpul-kumpul seperti itu memang menjadi salah satu sarana untuk lebih mendekatkan diri dengan warga lainnya. Hal itu juga untuk tetap menjaga tali persaudaraan dan silaturahmi yang memang hanya bisa tercipta saat itu.

Suasana seperti itu memang selayaknya tercipta, baik di lingkungan perumahan maupun di wilayah yang lebih luas. Sebab, dengan kondisi seperti itu akan memberikan rasa nyaman bagi warga.

Kita pun berharap suasana seperti itu juga tercipta menjelang Ramadan. Apalagi, saat ini mendekati pemilihan gubernur dan pemilu presiden, suasana seperti itu harus tetap terjaga. Sebab, terkadang banyak oknum yang memanfaatkan situasi untuk membuat suasana tidak kondusif.

Mereka menyebarkan isu-isu atau hasutan agar orang-orang melakukan hal-hal yang bisa merusak situasi damai. Padahal, situasi yang tidak damai akan sangat merugikan karena juga mengganggu sendi-sendi kehidupan masyarakat secara luas. Akibatnya, masyarakat pun menjadi korban akibat perbuatan yang tidak bertanggung jawab.

Kita berharap seluruh perangkat penyelenggara pesta demokrasi, pemerintah daerah, dan aparat keamanan untuk bisa menjaga situasi aman dan kondusif. Hal itu agar masyarakat pun dapat menjalankan kegiatannya dengan baik dan lancar tanpa adanya rasa ketakutan.

Masyarakat pun pastinya sangat berharap situasi damai dapat tercipta menjelang perhelatan pesta politik tersebut. Masyarakat ingin rasa aman terus terjaga hingga pelaksanaan pesta demokrasi bahkan seterusnya.

Rasa aman sangat penting untuk dijaga bersama. Dengan rasa aman itulah masyarakat dapat melakukan segala sesuatu dengan lancar. Kita sama-sama berharap kondisi aman terjaga hingga kapan pun di negeri Sang Bumi Ruwa Jurai ini.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR