SEBUAH studi baru menyatakan orang-orang dengan berjabat tangan kuat lebih baik dalam memecahkan masalah, memori, dan penalaran. Genggaman yang kuat menunjukkan seseorang itu memiliki otot yang kuat dan juga otak yang lebih baik. Sehingga, berolahraga secara tidak langsung juga meningkatkan kekuatan otak.

Studi itu menemukan bahwa orang-orang dengan cengkeraman yang lebih kuat bisa memecahkan lebih banyak masalah logika dalam dua menit dan mengingat lebih banyak angka dari daftar. Selain itu mereka juga bereaksi lebih cepat terhadap rangsangan visual.



Seperti dipaparkan penulis buku dan peneliti Universitas Manchester Dr Joseph Firth. Dapat dilihat ada hubungan yang jelas antara kekuatan otot dan kesehatan otak. Temuan terbaru, yang diterbitkan dalam jurnal Schizophrenia Bulletin itu menunjukkan pegangan tangan juga dapat memprediksi kemampuan mental pada orang yang berusia 40—55 tahun, serta yang berusia di atas 55 tahun.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR