WAY KANAN (Lampost.co) -- Arianto alias Slamet, seorang narapidana kasus pencurian dengan pemberatan kabur dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II B Way Kanan saat izin hendak melaksanakan salat zuhur, Selasa 27 Agustus 2019.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co di lapangan, kepala Lapas Kelas II B Way Kanan, Benny Totot, membenarkan informasi tersebut.



"Ia benar ada satu orang narapidana di lapas kita yang melarikan diri dan saat ini kita masih upaya melakukan pengejaran terhadap narapidana tersebut," terangnya.

Menurutnya, tahanan yang melarikan diri tersebut bernama Arianto alias Selamet. Narapidana kasus pencurian dengan pemberatan. Arianto telah divonis secara hukum tetap yakni satu tahun delapan bulan. Dirinya baru menjalankan hukuman kurang lebih sekitar 9 bulan tahanan.

"Saat ini kita masih melakukan pengejaran serta telah membuat surat ke Polres Way Kanan untuk mencari pelaku yang melarikan diri ini," jelasnya. 

Sedangkan untuk kronologis kejadian, kata Benny, Arianto sebelum kabur meminta izin kepada pegawai lapas untuk melaksanakan salat zuhur di masjid. Setelah salat selesai Arianto tak kunjung kembali dan diperkirakan kabur melalui tembok belakang Lapas Kelas II B Way Kanan.

"Bagi masyarakat yang melihat ada seorang laki-laki yang mencurigakan dengan memakai baju tahanan untuk segera lapor ke pihak yang berwajib agar segera dilakukan penangkapan terhadap narapidana tersebut," ungkapnya. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR