PRINGSEWU (Lampost.co)--Satuan Pol.PP dan sejumlah anggota DPRD Pringsewu melakukan razia tempat hiburan yang diduga telah menyalahgunakan izin, Rabu (11/4/2018). Hasil razia ditemukan sejumlah karaoke di Pringsewu sudah berakhir izin operasionalnya, sebagian lagi IMB yang tertera tidak sesuai fungsinya.

Pol PP Pringsewu bersama Dinas Perizinan di dampingi sejumlah anggota DPRD Pringsewu, mengawali razia tempat hiburan di  King Karaoke yang berada di jalan KH Gholib. Dari hasil pemeriksaan dokumen, ternyata
King Karaoke telah berakhir perizinanya, sehingga disegel. Penyegelan dilakukan karena diduga melanggar sejumlah aturan, diantaranya masa berlaku surat izin yang sudah kedaluarsa. "Ditutup sementara karena saat sidak ditemukan sejumlah pelanggaran, termasuk tidak sesuai dengan peruntukkanya sebagai Karaoke Keluarga," ujar Kasat Pol PP Pringsewu, Edi Sumber Pamungkas.
Kabid Pengawasan Perizinan, Awaludin Nur, menambahkan masa berlaku izin King Karaoke telah habis tahun 2017. Awal perizinannya untuk rumah makan dan habis tahun 2017," ungkapnya.
Pol PP juga mengamankan sejumlah wanita yang diduga sebagai pemandu lagu (PL) dibawa ke Kantor Pol. PP untuk didata. 
Sementara di Karaoke Green, tim menemukan peruntukan yang berbeda.  IMB Karaoke Green adalah untuk rumah toko (ruko), namun kenyataannya digunakan untuk karaoke. Awaludin meminta pemiliknya untuk mengubah IMB dari ruko ke IMB karaoke.
Kemudian Pol.PP meneruskan sidak ke New Momo Karaoke, di Pidorejo, ternyata tutup. Menurut Awaluddin, New Momo itu belum mengurus perizinan sebagai karaoke, sehingga Pol. PP langgsung menyegelnya. 

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR