SUKADANA (Lampost.co)-- Sebagian besar Koperasi di Kabuoaten Lamtim mati suri. Pasalnya dari sejumlah 599 Koperasi yang ada di kabupaten Lamtim, yang aktif hanya sekitar 70 koperasi. 
 
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Lamtim, Budi Yul Hartono, Kamis (16/5/2019) menjelaskan, jumlah koperasi yang ada di kabupaten Lamtim tercatat sejumlah 599 unit koperasi. 
 
Namun dari 599 unit koperasi itu, sejumlah 201 unit izinnya sudah dicabut oleh Kementerian Koperasi dan UMKM karena dinilai mengalami berbagai masalah pengelolaan keuangan dan tidak dapat menjalankan rapat anggota tahunan (RAT). 
 
Selanjutnya dari sejumlah 398 unit Koperasi yang belum dicabut izinnya, hanya 70 unit Koperasi yang masih aktif. 
 
"Sisanya sudah dalam kondisi tidak sehat, bahkan banyak yang hanya tinggal papan nama saja dan bahkan ada juga koperasi yang tidak pernah melakukan rapat anggota tahunan," kata Budi. 
 
Ia menjelaskan, dengan keadaan tersebut Dinas KUMTK Lamtim akan terus meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap koperasi yang masih ada. Disamping itu, Dinas KUMTK juga akan memperketat pendirian koperasi, terutama yang berbentuk koperasi termasuk didalamnya BMT. 
 
Hal itu dilakukan agar tidak terjadi lagi hal-hal yang dapat merugikan masyarakat seperti yang terjadi pada beberapa waktu yang lalu. Misalnya ada dugaan penyimpangan terhadap simpanan anggota yang dilakukan salah satu BMT yang ada di wilayah Kecamatan Pasir Sakti. 
 
"Untuk itu kami akan mengevaluasi dan melakukan pembinaan yang lebih giat lagi untuk seluruh koperasi yang ada di Lamtim,” tambah Budi.
 
 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR