BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bupati nonaktif Kabupaten Lampung Selatan, Zainudin Hasan, diakhir persidangan Senin (11/2/2019) petang mengungkapkan keinginannya untuk tidak hadir dalam sidang pekan depan, alasannya dia ingin melihat dan menandatangani berkas bersalin istrinya di rumah sakit.

"Majelis hakim, saya izin pada sidang pekan depan meminta untuk tidak bisa hadir. Itu karena istri saya mau melahirkan," ujarnya pada persidangan di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang.



Mendengar permohonan Zainudin, saat itu juga, Majelis Hakim yang diketuai oleh Mien Trisnawati mengatakan bahwa izin tersebut harus dibuat dalam bentuk tertulis. Izin juga harus konfirmasi ke pihak KPK. "Izinnya bisa dibuatkan secara tertulis, itu juga harus konfirmasi ke KPK," kata Hakim Ketua.

Menanggapi hal tersebut, Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) Wawan Yunarwanto mengungkapkan bahwa akan mengikuti apapun keputusan Majelis Hakim terkait izin Zainudin Hasan. "Jaksa ikut penetapan hakim. Kalau KPK tidak ikut campur karena hanya untuk mengawal, karena itu statusnya tahanan Jaksa KPK," kata dia.

Menurutnya apabila izinnya melebihi dari satu hari, maka memerlukan izin khusus. "Seperti tahanan sakit, dia keluar lebih dari satu hari, harus bantar. Itu tidak dihitung penahanannya, kalau hanya 1 hari itu tetap dihitung penahanan," katanya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR