BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Istri mantan kepala LP Kelas II A Kalianda, Lampung Selatan, Gunawan Sustrinadi, yakni Andriani Dewi dijadwalkan diperiksa oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung.
Andriani rencananya diperiksa pada Jumat (29/6/2018) di Kantor BNNP yang terletak di Kelurahan Telukbetung, Kecamatan Telukbetung Selatan mulai pukul 09.00 WIB.
Plt Kabid Brantas BNNP Lampung Richard PL. Tobing mengatakan, pemanggilan Andriani merupakan pengembangan dari Perkara peredaran narkoba di LP tersebut, pembiaran dan pemberi akses bebas di LP, hingga indikasi dugaan pencucian uang (money laundry).
"Suratnya sudah kita kirim ke yang bersangkutan pada Senin (26/6/2018) yang lalu, dan sudah diterima langsung ke yang bersangkutan," ujarnya kepada Lampost.co, Kamis (28/6/2018).
Pemanggilan tersebut merupakan hasil keterangan dari mantan Kepala LP Kalianda Muchlis Adjie yang kini sudah berstatus tersangka, bahwa Andriani lah yang mengenalkan Marzuli si tersangka pemasok sabu dan ekstasi di LP tersebut.
"Kita periksa sejauh mana bersangkutan mengenal Marzuli, yang di BAP kita dikenalkan Marzuli ke Muchlis," katanya.
Selain itu, dimungkinkan Juga rekening Andriani bakal diminta oleh BNNP Lampung. Hal tersebut guna mengetahui apakah ada aliran dana tak wajar yang masuk ke dirinya. Beberapa Fasilitas dari Marzuli seperti rumah dan benda lainnya diduga dinikmati Andriani dan Suami yang mantan Kepala LP.
"Ya ada kemungkinan juga, nanti Gunawan dipanggil, kita lihat perkembangannya," katanya.
Disinggung soal hasil pengecekan rekening Oleh Direktorat Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) BNN Pusat atas beberapa rekening Milik Marzuli dan Muchlis yang telah menjadi tersangka, dan Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang yang telah diperiksa sebagai saksi, pihaknya mengatakan, baru Rekening Marzuli yang sepertinya sudah memiliki perkembangan dalam pemeriksaan.
"Kalau enggak senin ya Selasa depan itu rekening koran dari Bank sudah keluar," katanya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR